Sekitar sebulan yang lalu,, saya mendapat musibah, musibah tersebut yang pertama adalah kabar duka tentang meninggalanya salah satu dosen terbaik di Teknik Elektro Universitas Brawijaya, Bpk. Agung Darmaansyah, sungguh sebuah kehilangan yang sangat besar, beliau adalah dosen yang cemerlang, baik hati kepada semua orang, baik itu mahasiswa/i S1 dan S2, maupun pada setiap kolega. Tapi apa hendak di kata, Allah lebih sayang kepada beliau, lebih ingin cepat bertemu dengan hamba-Nya yang shalih itu. Allahummaghfirlahu warhamhu wa'afihi wa'fuanhu.
Saya pun hadir pada pemakaman beliau, pilu rasanya melihat istri beliau dan anak-anak bliau yang masih kecil sudah tidak menangi yang mungkin karena telah habis air mata nya.
setelah pemakaman, saya pulang dengan pikiran yang kosong. Naas nya lagi, saya mendapat cobaan lagi dari Allah, HP dan STNK saya hilang, entah benda yang ke berapa ini yang hilang :(.
saya berusaha untuk mengikhlaskan. Kalau HP mungkin tidak berbuntut panjang, tapi kalau STNK, saya sadar setelah ini saya akan diepotkan dalam hal mengurus STNK yang hilang :(
Saya selalu berusaha berpikir positif, lalu saya mengingat-ingat akan dosa apa yang menyebabkan hal ini..ternyata memang ada dosa yang kuperbuat. Itulah teguran dari Sang Robbi.Tanda sayang dari-Nya.
Beberapa hari kemudian, muncul berita duka. Lagi, salah satu dosen terhebat di TEUB, Ir.Choiruzzaini, eninggal dunia, beliau yang merupakan sosok inspiratif dan dosen paling disegani di penjuru Keluarga Besar Teknik Elektro UB, meninggal karena serangan jantung dalam keadaan berwudhu dan sholat, setelah menunaikan tugas nyan sebagai dosen. sungguh akhir yang bahagia. semoga beliau khusnul khotiimah..AAMIIN
Allahummaghfirlahuma warhamhuma wa'afihima wa'fuanhuma.
dari ketiga musibah tersebut, semua nya merupakan tanda sayang dari Allah SWT, Allah sayang kepada pak Agung, Allah sayang kepada ku, Allah sayang kepada pak Choiruz. setiap kejadian pasti ada hikmah di dalam nya, tinggal kita mau memetiknya atau tidak :)